Search In This Blog

Wednesday, July 13, 2011

Bayfolan

Merupakan pupuk berbentuk cair yang lengkap sebagai bahan makanan secara foliar dan akar, cocok untuk semua tanaman agrikultural dan holtikultural serta tanaman hias dan rumah. Disamping kandungan makronutrisi. Pemakaian regular pupuk foliar menghindari dari defisiensi.
Bayfolan ® merupakan pupuk daun lengkap berbentuk cairan berwarna hijau jernih untuk pemupukan pada tanaman buah-buahan, hias, sayuran serealia, tanaman perkebunan dan lain-lain.

Berikut komposisi yang terkandung dalam Bayfolan :
Nitrogen - N >>> 11%
Fosfor - P2O5 >>> 8%
Kalium - K2O >>> 6%
Serta unsur-unsur micro besi, boron, kobalt, mangan, molibdenum, seng dan tembaga.

  • Bayfolan ® di tolerir dengan baik oleh tanaman dan dapat digunakan bersamaan dengan aplikasi semua insektisida dan fungsida kecuali campuran alkalis seperti belerang atau kapur.
  • Bayfolan ® dapat dilarutkan langsung dalam air. Larutan Bayfolan ® tidak memperlihatkan endapan sehingga tidak menyumbat alat semprot.
  • Bayfolan ® dapat dipergunakan dengan segala jenis alat penyemprotan dan irigasi (sprinkler). Apabila sudah tercampur, segera semprotkan campuran pupuk ini.
  • Untuk tanaman yang menunjukan gejala kekurangan magnesium, dapat ditambahkan larutan magnesium sulfat pada larutan Bayfolan ® sejauh tidak mengganggu (compatible) pestisida yang dilarutkan bersama.
Di Banyuwangi, Bayfolan hanya tersedia dalam kemasan 500 Ml dengan harga berkisaran Rp. 20.500,-/500 Ml


Gandasil D

Gandasil D atau sering di sebut sebagai Gandasil Daun yang diproduksi oleh Dewi Kayangan dengan nomer Pendaftaran Deptan P 264/DEPTAN-PPI/III/2007 ini tergolong sebagai Pupuk NPK Majemuk / Pupuk Daun dengan kandungan unsurnya sebagai berikut :
N - Nitrogen - 20 %
P2O5 - Fosfor - 15 %
K2O - Kalium - 15 %
MgSO4 - Magnesium - 1%. 

Serta dilengkapi dengan unsur-unsur mikro seperti Mangan (Mn), Boron (B), Tembaga (Cu), Kobal (Co), dan Seng (Zn), serta vitamin-vitamin untuk pertumbuhan tanaman seperti : Aneurine, Lactoflavine, dan Nicotinic acid amide.Untuk Gandasil D ukuran 100 Gr di Banyuwangi di jual dengan harga Rp 6.000 - Rp. 8.500,-/Bungkus


Anjuran Pengunaan :
Untuk memperoleh hasil yang memuaskan, Gunakan Gandasil D pada tingkat permulaan pertumbuhan tanaman dengan melarutka 10-30 gram Gandasil D dalam 10 Liter air dan disemprotkan setiap 8 - 10 Hari sekali, tergantung pada keadaan setempat. Gandasil D dapat dicampur dengan berbagai jenis pestisidam kecuali yang bersifat alkalis.

Monday, June 20, 2011

Benih cabai besar F1 Prada & Profit

Hari ni aq panen cabe, dan harganya di Rp. 3.000,-/Kg.
Dari hasil pengamatan dari 2 jenis benih cabai merah besar (Profit dan Prada) ada hal yang menarik dari dua jenis cabai ini.
Prada, Buahnya kecil tapi lebat. Buat aq kelemahan Prada adalah gampang kena fusarium.
Profit, Buahnya gede-gede dan kurang lebat (bila dibandingkan dengan prada), bobotnya kl jadi dapet banget, tp ini kalahnya sama cacar.

Tips untuk penanaman ke depan, membuat ramuan komposisi yang lebih baik dari sebelumnya ^.^
Semangat ^.^

Sunday, June 12, 2011

Nebijin 0,3 DP

Merk Dagang  : Nebijin 0,3 DP
Di Produksi oleh  : PT. Agricon
No. Pendaftaran  : RI.3279/9-2008/T
Bahan Aktif  : Flusulfamide 0,3 %
Kategori  : Fungisida
Kemasan  : 2 Kg
Harga Banyuwangi  : Rp. 75.000,-







Penjelasan Dalam Kemasan
- Anti Akar Gada
Nebijin ® 0,3 DP adalah fungisida protektif berbentuk tepung berwarna kuning yang dapat di dispersikan dalam air untuk mengendalikan penyakit akar gada pada tanaman kubis

Petunjuk Penggunaan

Sunday, May 22, 2011

Nordox 56 WP

Nordox 56 WP
Nomer Pendaftaran : RI. 1188/12-2005/T
Bahan Aktif : tembaga oksida 56% (setara dengan tembaga 50%)

Nordox 56 WP adalah Fungisida/Bakterisida Alami dalam bentuk tepung merah yang dapat disuspensikan dalam air untuk mengendalikan penyakit busuk daun pada tanaman Kentang,  Cacar Daun pada tanaman Teh, Busuk Buah pada tanaman Kakao, Karat Daun pada tanaman Kopi, Kresek/Blas pada padi Gogo, Padi Sawah dan Bulai pada tanaman jagung.

Saturday, May 14, 2011

Amistartop 325 SC

Amistartop 325 SC Fungisida & ZPT
Fungisida sistemik dan Zat Pengatur Tumbuh berbentuk pekatan yang larut dalam air, berwarna kuning muda, untuk mengendalikan penyakit pada tanaman bawang merah, cabai, jagung, kakao, kedelai, pembibitan kelapa sawit, kubis, melon, padi dan tomat.
Nomer Pendaftaran : RI.2228/12-2005/T
Bahan Aktif : Azoksistrobin 200 g/l & Difenokonazol 125 g/l
Harga : Rp. 33.000,- (50 Ml)

Kegunaan dan Aturan Pakai Fungisida Amistartop 325 SC
TanamanOrganisme SasaranDosis / KonsentrasiWaktu dan Interval
Bawang MerahMeningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun&buah, jumlah siung dan hasil panen0,5 - 1 ml/lDilakukan pada umur 10 HST dan diulang setiap 7 hari sekali
Mengendalikan penyakit : Bercak Ungu - Alternariaporri, Antraknosa Colletotrichum spp.
CabaiMeningkatkan tinggi tanaman, jumlah buku dan buah, bobot buah dan hasil panen0,5 - 1 ml/lDilakukan sebelum ada gejala serangan dan diulang 7 - 14 hari sekali
Mengendalikan penyakit : Bercak Daun Cercospora capsici, Antraknosa Colletotrichum spp.
JagungMeningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah klorofil, bobot, panjang tongkol & hasil panen.1 ml/lUmur 30 dan 40 HST
Mengendalikan penyakit bercak daun coklat - Helmintosporium spp.
KakaoPenyakit VSD Oncobasidium theobromae1,5 - 2 ml/lPenyemprotan pada buah
Penyakit Busuk Buah Phythopthora palmivora1 - 1,5 ml/lPenyiraman pada pangkal batang
KedelaiMeningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, polong isi, bobot & hasil panen1,5 ml/lUmur 30 dan 40 HST
KubisPenyakit akar gada - Plasmodiophora brassicae0,5 - 1 ml/lAplikasi penyemprotan, Aplikasi Penyiraman
Pembibitan Kelapa SawitPenyakit Bercak Daun - Curvularia maculans, Pestalotiopsis palmarum1 - 1,5 ml/lPenyemprotan volume tinggi
MelonPenyakit embun Bulu - Pseudoperonospora cubensis0,5 - 1 ml/lDilakukan sebelum ada gejala serangan dan diulang 7 hari sekali
PadiMeningkatkan jumlah rumpun/m2; jumlah butir/rumpun; gabah kering, berat 1000 butir dan hasil gabah kering.150 - 300 ml/haDalam satu musim tanaman cukup diaplikasikan 2 kali yaitu saat padi bunting (40 - 45 HST) dan saat tanaman berbunga 70% (60-65 HST)
Mengendalikan penyakit :
- Hawar daun Rhizoctonia solani
- Bercak Daun Cercospora oryzae
- Busuk batang Helmintosporium sigmoideum250 - 300 ml/ha
- Penyakit blas Pyricularia oryzae
TomatPenyakit bercak kering Alternaria solani, Hawar Daun Phytophthora infestans0,5 - 1 ml/lDilakukan sebelum ada gejala serangan dan diulang 7 - 14 hari sekali