Search In This Blog
Thursday, July 21, 2011
Wednesday, July 13, 2011
Bayfolan
Merupakan pupuk berbentuk cair yang lengkap sebagai bahan makanan secara foliar dan akar, cocok untuk semua tanaman agrikultural dan holtikultural serta tanaman hias dan rumah. Disamping kandungan makronutrisi. Pemakaian regular pupuk foliar menghindari dari defisiensi.
Bayfolan ® merupakan pupuk daun lengkap berbentuk cairan berwarna hijau jernih untuk pemupukan pada tanaman buah-buahan, hias, sayuran serealia, tanaman perkebunan dan lain-lain.
Berikut komposisi yang terkandung dalam Bayfolan :
Nitrogen - N >>> 11%
Fosfor - P2O5 >>> 8%
Kalium - K2O >>> 6%
Serta unsur-unsur micro besi, boron, kobalt, mangan, molibdenum, seng dan tembaga.
- Bayfolan ® di tolerir dengan baik oleh tanaman dan dapat digunakan bersamaan dengan aplikasi semua insektisida dan fungsida kecuali campuran alkalis seperti belerang atau kapur.
- Bayfolan ® dapat dilarutkan langsung dalam air. Larutan Bayfolan ® tidak memperlihatkan endapan sehingga tidak menyumbat alat semprot.
- Bayfolan ® dapat dipergunakan dengan segala jenis alat penyemprotan dan irigasi (sprinkler). Apabila sudah tercampur, segera semprotkan campuran pupuk ini.
- Untuk tanaman yang menunjukan gejala kekurangan magnesium, dapat ditambahkan larutan magnesium sulfat pada larutan Bayfolan ® sejauh tidak mengganggu (compatible) pestisida yang dilarutkan bersama.
Di Banyuwangi, Bayfolan hanya tersedia dalam kemasan 500 Ml dengan harga berkisaran Rp. 20.500,-/500 Ml
Gandasil D
Gandasil D atau sering di sebut sebagai Gandasil Daun yang diproduksi oleh Dewi Kayangan dengan nomer Pendaftaran Deptan P 264/DEPTAN-PPI/III/2007 ini tergolong sebagai Pupuk NPK Majemuk / Pupuk Daun dengan kandungan unsurnya sebagai berikut :
N - Nitrogen - 20 %
P2O5 - Fosfor - 15 %
K2O - Kalium - 15 %
MgSO4 - Magnesium - 1%.
Serta dilengkapi dengan unsur-unsur mikro seperti Mangan (Mn), Boron (B), Tembaga (Cu), Kobal (Co), dan Seng (Zn), serta vitamin-vitamin untuk pertumbuhan tanaman seperti : Aneurine, Lactoflavine, dan Nicotinic acid amide.Untuk Gandasil D ukuran 100 Gr di Banyuwangi di jual dengan harga Rp 6.000 - Rp. 8.500,-/Bungkus
Anjuran Pengunaan :
Untuk memperoleh hasil yang memuaskan, Gunakan Gandasil D pada tingkat permulaan pertumbuhan tanaman dengan melarutka 10-30 gram Gandasil D dalam 10 Liter air dan disemprotkan setiap 8 - 10 Hari sekali, tergantung pada keadaan setempat. Gandasil D dapat dicampur dengan berbagai jenis pestisidam kecuali yang bersifat alkalis.
Anjuran Pengunaan :
Untuk memperoleh hasil yang memuaskan, Gunakan Gandasil D pada tingkat permulaan pertumbuhan tanaman dengan melarutka 10-30 gram Gandasil D dalam 10 Liter air dan disemprotkan setiap 8 - 10 Hari sekali, tergantung pada keadaan setempat. Gandasil D dapat dicampur dengan berbagai jenis pestisidam kecuali yang bersifat alkalis.
Monday, June 20, 2011
Benih cabai besar F1 Prada & Profit
Hari ni aq panen cabe, dan harganya di Rp. 3.000,-/Kg.
Dari hasil pengamatan dari 2 jenis benih cabai merah besar (Profit dan Prada) ada hal yang menarik dari dua jenis cabai ini.
Prada, Buahnya kecil tapi lebat. Buat aq kelemahan Prada adalah gampang kena fusarium.
Profit, Buahnya gede-gede dan kurang lebat (bila dibandingkan dengan prada), bobotnya kl jadi dapet banget, tp ini kalahnya sama cacar.
Tips untuk penanaman ke depan, membuat ramuan komposisi yang lebih baik dari sebelumnya ^.^
Semangat ^.^
Dari hasil pengamatan dari 2 jenis benih cabai merah besar (Profit dan Prada) ada hal yang menarik dari dua jenis cabai ini.
Prada, Buahnya kecil tapi lebat. Buat aq kelemahan Prada adalah gampang kena fusarium.
Profit, Buahnya gede-gede dan kurang lebat (bila dibandingkan dengan prada), bobotnya kl jadi dapet banget, tp ini kalahnya sama cacar.
Tips untuk penanaman ke depan, membuat ramuan komposisi yang lebih baik dari sebelumnya ^.^
Semangat ^.^
Sunday, June 12, 2011
Nebijin 0,3 DP
| Merk Dagang | : Nebijin 0,3 DP |
| Di Produksi oleh | : PT. Agricon |
| No. Pendaftaran | : RI.3279/9-2008/T |
| Bahan Aktif | : Flusulfamide 0,3 % |
| Kategori | : Fungisida |
| Kemasan | : 2 Kg |
| Harga Banyuwangi | : Rp. 75.000,- |
Penjelasan Dalam Kemasan
- Anti Akar Gada
Nebijin ® 0,3 DP adalah fungisida protektif berbentuk tepung berwarna kuning yang dapat di dispersikan dalam air untuk mengendalikan penyakit akar gada pada tanaman kubis
Petunjuk Penggunaan
Sunday, May 22, 2011
Nordox 56 WP
Nordox 56 WP
Nomer Pendaftaran : RI. 1188/12-2005/T
Bahan Aktif : tembaga oksida 56% (setara dengan tembaga 50%)
Nordox 56 WP adalah Fungisida/Bakterisida Alami dalam bentuk tepung merah yang dapat disuspensikan dalam air untuk mengendalikan penyakit busuk daun pada tanaman Kentang, Cacar Daun pada tanaman Teh, Busuk Buah pada tanaman Kakao, Karat Daun pada tanaman Kopi, Kresek/Blas pada padi Gogo, Padi Sawah dan Bulai pada tanaman jagung.
Nomer Pendaftaran : RI. 1188/12-2005/T
Bahan Aktif : tembaga oksida 56% (setara dengan tembaga 50%)
Nordox 56 WP adalah Fungisida/Bakterisida Alami dalam bentuk tepung merah yang dapat disuspensikan dalam air untuk mengendalikan penyakit busuk daun pada tanaman Kentang, Cacar Daun pada tanaman Teh, Busuk Buah pada tanaman Kakao, Karat Daun pada tanaman Kopi, Kresek/Blas pada padi Gogo, Padi Sawah dan Bulai pada tanaman jagung.
Saturday, May 14, 2011
Amistartop 325 SC
Amistartop 325 SC Fungisida & ZPT
Bahan Aktif : Azoksistrobin 200 g/l & Difenokonazol 125 g/l
Harga : Rp. 33.000,- (50 Ml)
Fungisida sistemik dan Zat Pengatur Tumbuh berbentuk pekatan yang larut dalam air, berwarna kuning muda, untuk mengendalikan penyakit pada tanaman bawang merah, cabai, jagung, kakao, kedelai, pembibitan kelapa sawit, kubis, melon, padi dan tomat.
Nomer Pendaftaran : RI.2228/12-2005/TBahan Aktif : Azoksistrobin 200 g/l & Difenokonazol 125 g/l
Harga : Rp. 33.000,- (50 Ml)
| Tanaman | Organisme Sasaran | Dosis / Konsentrasi | Waktu dan Interval |
|---|---|---|---|
| Bawang Merah | Meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun&buah, jumlah siung dan hasil panen | 0,5 - 1 ml/l | Dilakukan pada umur 10 HST dan diulang setiap 7 hari sekali |
| Mengendalikan penyakit : Bercak Ungu - Alternariaporri, Antraknosa Colletotrichum spp. | |||
| Cabai | Meningkatkan tinggi tanaman, jumlah buku dan buah, bobot buah dan hasil panen | 0,5 - 1 ml/l | Dilakukan sebelum ada gejala serangan dan diulang 7 - 14 hari sekali |
| Mengendalikan penyakit : Bercak Daun Cercospora capsici, Antraknosa Colletotrichum spp. | |||
| Jagung | Meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah klorofil, bobot, panjang tongkol & hasil panen. | 1 ml/l | Umur 30 dan 40 HST |
| Mengendalikan penyakit bercak daun coklat - Helmintosporium spp. | |||
| Kakao | Penyakit VSD Oncobasidium theobromae | 1,5 - 2 ml/l | Penyemprotan pada buah |
| Penyakit Busuk Buah Phythopthora palmivora | 1 - 1,5 ml/l | Penyiraman pada pangkal batang | |
| Kedelai | Meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, polong isi, bobot & hasil panen | 1,5 ml/l | Umur 30 dan 40 HST |
| Kubis | Penyakit akar gada - Plasmodiophora brassicae | 0,5 - 1 ml/l | Aplikasi penyemprotan, Aplikasi Penyiraman |
| Pembibitan Kelapa Sawit | Penyakit Bercak Daun - Curvularia maculans, Pestalotiopsis palmarum | 1 - 1,5 ml/l | Penyemprotan volume tinggi |
| Melon | Penyakit embun Bulu - Pseudoperonospora cubensis | 0,5 - 1 ml/l | Dilakukan sebelum ada gejala serangan dan diulang 7 hari sekali |
| Padi | Meningkatkan jumlah rumpun/m2; jumlah butir/rumpun; gabah kering, berat 1000 butir dan hasil gabah kering. | 150 - 300 ml/ha | Dalam satu musim tanaman cukup diaplikasikan 2 kali yaitu saat padi bunting (40 - 45 HST) dan saat tanaman berbunga 70% (60-65 HST) |
| Mengendalikan penyakit : | |||
| - Hawar daun Rhizoctonia solani | |||
| - Bercak Daun Cercospora oryzae | |||
| - Busuk batang Helmintosporium sigmoideum | 250 - 300 ml/ha | ||
| - Penyakit blas Pyricularia oryzae | |||
| Tomat | Penyakit bercak kering Alternaria solani, Hawar Daun Phytophthora infestans | 0,5 - 1 ml/l | Dilakukan sebelum ada gejala serangan dan diulang 7 - 14 hari sekali |
Subscribe to:
Posts (Atom)