Search In This Blog

Monday, August 1, 2016

Pupuk NPK YaraMila 16-16-16

Komposisi Pupuk NPK YaraMila 16-16-16

16% N (Nitrogen)
9,5 % NH4 (Ammonium Nitrogen)
6,5 % NO3 (Nitrate Nitrogen)

16% P2O5 (Fosfat)
16% K2O (Kalium Oksida)
1,5% MgO (Magnesium Oksida)
5,0% CaO (Kalsium Oksida)

Produksi : Yara Internasional ASA, Norwegia
Warna : Biru
Importir : PT. Yara Indonesia
Distributor : PT. Meroke Tetap Jaya Indonesia

Keuntungan menggunakan pupuk YaraMila 16-16-16 :
  1. Pupuk YaraMilla 16-16-16 adalah pupupk majemuk yang diproduksi dengan teknologi mutakhir dengan komposisi hara yang merata pada setiap butiran prill, sehingga memudahkan aplikasi baik sebagai pupuk dasar maupun pupuk susulan pada tanaman. Mudah larut dalam air sehingga sangat cocok untuk aplikasi sistem cor dan penaburan langsung di atas permukaan tanah secara merata maupun larikan.
  2. Kandungan unsur hara pada pupuk YaraMila 16-16-16 sangat cepat diserap oleh tanaman, sehingga dapat memacu pertumbuhan tanaman serta meningkatkan kualitas buah dan hasil produksi.
  3. Pupuk YaraMila 16-16-16 memberikan reaksi super cepat pada tanaman karena sebagian Nitrogen dalam bentuk NO3 (Nitrat) yang langsung tersedia bagi tanaman dan dapat membantu penyerapan unsur hara Kalium, Magnesium, dan Kalsium sehingga dapat mempercepat proses pembungaan, pembuahan dan memacu pertumbuhan tanaman pada pucuk tanaman serta menekan serangan jamur dan penyakit.
  4. Cocok digunakn pada semua jenis tanaman Buah, Bunga, Sayuran, Tanaman Pangan dan Palawija serta perkebunan (Kelapa Sawit, Coklat, Karet, Kopi, dll).
  5. Dosis pemakaian : sistem tabur 100 - 1000 Kg/Ha dan sistem cor 4 - 10 Kg/Liter air.

Wednesday, September 7, 2011

Perkembangan Harga Melon di tahun 2011

Sepertinya sekarang tidak cukup hanya mempunyai kemampuan untuk menjadi petani yang baik dan pintar dalam menanam, namun sepertinya sekarang para petani dituntut untuk bisa membaca situasi pasar.
Karena harga melon yang tadinya menjadi idaman dari semua para petani, kini telah menjadi musibah besar bagi para petani melon. Khususnya diwilayah Banyuwangi. Kini harga melon di wilayah Banyuwangi sudah tidak dapat diandalkan lagi bagi petani, karena jumlah produksi melon dan daya serap melon tidak seimbang. Saat ini 07 September 2011, harga melon di tingkat petani berkisar Rp. 1.800,- hingga Rp. 2.000,-/Kg.

Untuk pasar melon besar di Indonesia hanya ada 3. Yaitu Bali, Surabaya dan Jakarta. Jadi tinggi harganya dibisa didapatkan di 3 kota besar itu.

Thursday, August 18, 2011

PTPN 12 Bidik Pasar Ekspor Gula Merah di Timur Tengah

Banyuwangi (beritajatim.com)-Pasar ekspor gula merah tanpa sulfit terbuka luas. PT Perkebunan Nusantara 12 membidik pasar Timur Tengah.



Manajer Kebun Kalisepanjang, Arief Wicaksono (kanan), di sela-sela pelaksanaan edukasi media 2011 (foto : hil-humas)

Gula merah yang diproduksi di Kebun Kalisepanjang itu berbeda dengan gula merah di pasaran. PTPN 12 memproduksi gula merah dengan meminimalisasi penggunaan sulfit. Sulfit umumnya digunakan untuk lebih mencerahkan warna gula merah yang kehitaman karena proses produksi. Selain itu sulfitasi juga lebih memperpanjang usia simpan komoditas.
Padahal, penggunaan sulfit di atas ambang batas berbahaya bagi kesehatan. "Konsumsi berkepanjangan gula merah yang menggunakan sulfit bisa membuat ginjal terganggu, karena adanya tumpukan residu," kata Arief Wicaksono, Manajer Kebun Kalisepanjang.
Potensi pasar gula merah non-sulfit cukup besar, mengingat glisemik indeks komoditas ini rendah. Gula merah layak dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus. "Di luar negeri harga 1 pon gula merah bisa mencapai 14 dollar AS. Padahal di sini, per kilogram dijual Rp 4.000-5.000," kata Arief.
Negara tujuan ekspor yang cukup terbuka untuk dijelajahi adalah Australia dan Arab Saudi. "Tahun 2012 kita akan coba ke Timur Tengah. Kita coba 225 ton per minggu," kata Arief.
Pasar utama gula merah tanpa sulfit PT Perkebunan Nusantara 12 sementara ini adalah PT Indofood. Selama enam bulan terakhir ini, PT Indofood menyerap 180 ton gula merah produksi Kalisepanjang setiap pekan untuk bahan baku kecap. Dari sini, PT Perkebunan Nusantara 12 bisa mencapai omzet Rp 1,3 miliar.
"Indofood mau membeli dengan harga Rp 6.475 per kilogram. Tren di pasaran sendiri membaik, sekarang Rp 5.800 per kilogram," kata Arief. [wir]
Reporter : Oryza A. Wirawan
sumber : beritajatim.com/hil-n12

Saturday, August 13, 2011

Melon Action 434

Ini pandangan saya Sabtu, Tanggal 13 Agustus 2011 tentang melon Action 434.
Dari persiapan tanam, hingga persiapan penjualan.
Mulai dari Petani hingga menjadi Pedagang.

Melon Action ini merupakan buah sejuta umat ^.^. Namun ada yang menjadi kendala bagi petani yang menanam  melon Action 434 ini, yaitu ketika harga jual (Tebasan) tidak sesuai yang mereka harapkan. Mereka tidak dapat berbuat apa-apa selain pasrah menerima penawaran yang diberikan oleh sang penebas. Mereka pasrah karena tidak bisa menjual apa yang mereka tanam dengan harga yang pantas. Karena keterbatasan kemampuan mereka.

Daya Jelajah, Daya Pikir, Waktu, Tenaga, dan Tekanan-lah yang membuat mereka tidak bisa berbuat apa-apa. Namun disisi lain saat menjadi seorang pedagang melon yang ingin bisa menjual melon hasil tani yang dibeli dari petani dengan harga yang mahal. Menjual harga melon dengan harga yang mahal akan sangat mempengaruhi Daya Beli masyarat. Khususnya untuk masyarakat di Banyuwangi. Mereka punya keterbatasan daya beli.

Saat ini harga eceran melon di Banyuwangi Rp. 6.000,-/Kg dengan harga beli di tingkat petani Rp. 4.000,-/Kg disana ada selisih Rp. 2.000,-/Kg.

Kini yang menjadi pertanyaan saya adalah berapa banyak pengambilan buah melon pertoko buah di Banyuwangi?

Monday, August 8, 2011

KNO 3 Merah

Komposisi / Dosis KNO3 Merah
N (NO3): 15 %
K2O : 14 %
Na : 18%
B : 0,08%
Sifat : Basa

Wednesday, July 13, 2011

Bayfolan

Merupakan pupuk berbentuk cair yang lengkap sebagai bahan makanan secara foliar dan akar, cocok untuk semua tanaman agrikultural dan holtikultural serta tanaman hias dan rumah. Disamping kandungan makronutrisi. Pemakaian regular pupuk foliar menghindari dari defisiensi.
Bayfolan ® merupakan pupuk daun lengkap berbentuk cairan berwarna hijau jernih untuk pemupukan pada tanaman buah-buahan, hias, sayuran serealia, tanaman perkebunan dan lain-lain.

Berikut komposisi yang terkandung dalam Bayfolan :
Nitrogen - N >>> 11%
Fosfor - P2O5 >>> 8%
Kalium - K2O >>> 6%
Serta unsur-unsur micro besi, boron, kobalt, mangan, molibdenum, seng dan tembaga.

  • Bayfolan ® di tolerir dengan baik oleh tanaman dan dapat digunakan bersamaan dengan aplikasi semua insektisida dan fungsida kecuali campuran alkalis seperti belerang atau kapur.
  • Bayfolan ® dapat dilarutkan langsung dalam air. Larutan Bayfolan ® tidak memperlihatkan endapan sehingga tidak menyumbat alat semprot.
  • Bayfolan ® dapat dipergunakan dengan segala jenis alat penyemprotan dan irigasi (sprinkler). Apabila sudah tercampur, segera semprotkan campuran pupuk ini.
  • Untuk tanaman yang menunjukan gejala kekurangan magnesium, dapat ditambahkan larutan magnesium sulfat pada larutan Bayfolan ® sejauh tidak mengganggu (compatible) pestisida yang dilarutkan bersama.
Di Banyuwangi, Bayfolan hanya tersedia dalam kemasan 500 Ml dengan harga berkisaran Rp. 20.500,-/500 Ml


Gandasil D

Gandasil D atau sering di sebut sebagai Gandasil Daun yang diproduksi oleh Dewi Kayangan dengan nomer Pendaftaran Deptan P 264/DEPTAN-PPI/III/2007 ini tergolong sebagai Pupuk NPK Majemuk / Pupuk Daun dengan kandungan unsurnya sebagai berikut :
N - Nitrogen - 20 %
P2O5 - Fosfor - 15 %
K2O - Kalium - 15 %
MgSO4 - Magnesium - 1%. 

Serta dilengkapi dengan unsur-unsur mikro seperti Mangan (Mn), Boron (B), Tembaga (Cu), Kobal (Co), dan Seng (Zn), serta vitamin-vitamin untuk pertumbuhan tanaman seperti : Aneurine, Lactoflavine, dan Nicotinic acid amide.Untuk Gandasil D ukuran 100 Gr di Banyuwangi di jual dengan harga Rp 6.000 - Rp. 8.500,-/Bungkus


Anjuran Pengunaan :
Untuk memperoleh hasil yang memuaskan, Gunakan Gandasil D pada tingkat permulaan pertumbuhan tanaman dengan melarutka 10-30 gram Gandasil D dalam 10 Liter air dan disemprotkan setiap 8 - 10 Hari sekali, tergantung pada keadaan setempat. Gandasil D dapat dicampur dengan berbagai jenis pestisidam kecuali yang bersifat alkalis.

Monday, June 20, 2011

Benih cabai besar F1 Prada & Profit

Hari ni aq panen cabe, dan harganya di Rp. 3.000,-/Kg.
Dari hasil pengamatan dari 2 jenis benih cabai merah besar (Profit dan Prada) ada hal yang menarik dari dua jenis cabai ini.
Prada, Buahnya kecil tapi lebat. Buat aq kelemahan Prada adalah gampang kena fusarium.
Profit, Buahnya gede-gede dan kurang lebat (bila dibandingkan dengan prada), bobotnya kl jadi dapet banget, tp ini kalahnya sama cacar.

Tips untuk penanaman ke depan, membuat ramuan komposisi yang lebih baik dari sebelumnya ^.^
Semangat ^.^

Sunday, June 12, 2011

Nebijin 0,3 DP

Merk Dagang  : Nebijin 0,3 DP
Di Produksi oleh  : PT. Agricon
No. Pendaftaran  : RI.3279/9-2008/T
Bahan Aktif  : Flusulfamide 0,3 %
Kategori  : Fungisida
Kemasan  : 2 Kg
Harga Banyuwangi  : Rp. 75.000,-







Penjelasan Dalam Kemasan
- Anti Akar Gada
Nebijin ® 0,3 DP adalah fungisida protektif berbentuk tepung berwarna kuning yang dapat di dispersikan dalam air untuk mengendalikan penyakit akar gada pada tanaman kubis

Petunjuk Penggunaan

Sunday, May 22, 2011

Nordox 56 WP

Nordox 56 WP
Nomer Pendaftaran : RI. 1188/12-2005/T
Bahan Aktif : tembaga oksida 56% (setara dengan tembaga 50%)

Nordox 56 WP adalah Fungisida/Bakterisida Alami dalam bentuk tepung merah yang dapat disuspensikan dalam air untuk mengendalikan penyakit busuk daun pada tanaman Kentang,  Cacar Daun pada tanaman Teh, Busuk Buah pada tanaman Kakao, Karat Daun pada tanaman Kopi, Kresek/Blas pada padi Gogo, Padi Sawah dan Bulai pada tanaman jagung.

Saturday, May 14, 2011

Amistartop 325 SC

Amistartop 325 SC Fungisida & ZPT
Fungisida sistemik dan Zat Pengatur Tumbuh berbentuk pekatan yang larut dalam air, berwarna kuning muda, untuk mengendalikan penyakit pada tanaman bawang merah, cabai, jagung, kakao, kedelai, pembibitan kelapa sawit, kubis, melon, padi dan tomat.
Nomer Pendaftaran : RI.2228/12-2005/T
Bahan Aktif : Azoksistrobin 200 g/l & Difenokonazol 125 g/l
Harga : Rp. 33.000,- (50 Ml)

Kegunaan dan Aturan Pakai Fungisida Amistartop 325 SC
TanamanOrganisme SasaranDosis / KonsentrasiWaktu dan Interval
Bawang MerahMeningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun&buah, jumlah siung dan hasil panen0,5 - 1 ml/lDilakukan pada umur 10 HST dan diulang setiap 7 hari sekali
Mengendalikan penyakit : Bercak Ungu - Alternariaporri, Antraknosa Colletotrichum spp.
CabaiMeningkatkan tinggi tanaman, jumlah buku dan buah, bobot buah dan hasil panen0,5 - 1 ml/lDilakukan sebelum ada gejala serangan dan diulang 7 - 14 hari sekali
Mengendalikan penyakit : Bercak Daun Cercospora capsici, Antraknosa Colletotrichum spp.
JagungMeningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah klorofil, bobot, panjang tongkol & hasil panen.1 ml/lUmur 30 dan 40 HST
Mengendalikan penyakit bercak daun coklat - Helmintosporium spp.
KakaoPenyakit VSD Oncobasidium theobromae1,5 - 2 ml/lPenyemprotan pada buah
Penyakit Busuk Buah Phythopthora palmivora1 - 1,5 ml/lPenyiraman pada pangkal batang
KedelaiMeningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, polong isi, bobot & hasil panen1,5 ml/lUmur 30 dan 40 HST
KubisPenyakit akar gada - Plasmodiophora brassicae0,5 - 1 ml/lAplikasi penyemprotan, Aplikasi Penyiraman
Pembibitan Kelapa SawitPenyakit Bercak Daun - Curvularia maculans, Pestalotiopsis palmarum1 - 1,5 ml/lPenyemprotan volume tinggi
MelonPenyakit embun Bulu - Pseudoperonospora cubensis0,5 - 1 ml/lDilakukan sebelum ada gejala serangan dan diulang 7 hari sekali
PadiMeningkatkan jumlah rumpun/m2; jumlah butir/rumpun; gabah kering, berat 1000 butir dan hasil gabah kering.150 - 300 ml/haDalam satu musim tanaman cukup diaplikasikan 2 kali yaitu saat padi bunting (40 - 45 HST) dan saat tanaman berbunga 70% (60-65 HST)
Mengendalikan penyakit :
- Hawar daun Rhizoctonia solani
- Bercak Daun Cercospora oryzae
- Busuk batang Helmintosporium sigmoideum250 - 300 ml/ha
- Penyakit blas Pyricularia oryzae
TomatPenyakit bercak kering Alternaria solani, Hawar Daun Phytophthora infestans0,5 - 1 ml/lDilakukan sebelum ada gejala serangan dan diulang 7 - 14 hari sekali

Tuesday, May 10, 2011

Fosfor - (P)

Fungsi
Unsur fosfor (P) bagi tanaman berguna untuk merangsang pertumbuhan akar, khususnya akar benih dan tanaman muda selain itu, fosfor berfungsi sebagai bahan mentah untuk pembentukan sejumlah protein tertentu; membantu asimilasi dan pernafasan; serta mempercepat pembunggaan, pemasakan biji dan buah. Fosfor juga merupakan unsur untuk menyusun inti sel tumbuhan, diperlukan ketika tanaman perlu membangun jaring baru. Biasanya itu terjadi saat musim berbuah, setelah pemangkasan, atau setelah terkena OPT (Organisme Penggangu Tanaman). Unsur ini pun berfungsi mendiferensiasi tunas menjadi bunga.

Kekurangan
Gejala yang tampak ialah warna daun seluruhnya berubah kelewat tua dan sering tampak mengilap kemerahan. Tepi daun, cabang, dan batang terdapat warna merah ungu yang lambat laun berubah menjadi kuning. Kalau tanamannya berbuah, buahnya kecil, tampak jelek, dan lekas matang.


Kelebihan
Unsur ini tidak mempunyai efek negatif pada tanaman. Namun bila diberikan dalam bentuk anorganik maka akan menimbulkan efek negatif pada tanah baik secara fisik maupun secara biologi tanah, bukan pada tanamannya.


Sumber
  • TSP (Triple Super Fosfat)
    Kadar P2O5 46-48%. Warnanya abu-abu, bentuknya berupa butiran (granuled), sifatnya mudah larut dalam air serta reaksi fisiologisnya adalah netral.
  • SP-36
    Kadar P2O5 hanya 36% serta fisik, warna, dan sifatnya sama dengan TSP


Nitrogen - N

Nitrogen ini merupakan jenis yang paling banyak di jumpai di udara bebas, sifatnya gas tanpa warna, tanpa bau, tanpa rasa dan merupakan gas diatomik bukan logam yang stabil, sangat sulit bereaksi dengan unsur atau senyawa lainnya.
Sedangkan peranan utama Nitrogen (N) bagi tanaman adalah untuk merangsang pertumbuhan secara keseluruhan,khususnya, Batang, Cabang dan Daun. Selain itu, Nitrogen pun berperan penting dalam pembentukan Hijau Daun yang sangat berguna dalam proses fotosintesis. Fungsi lainnya ialah membentuk protein, lemak dan berbagai persenyawaan organik lainnya.


Gejala kekurangan Nitrogen
Tanah yang kekurangan nitrogen menyebabkan tanaman tumbuh kerempeng dan tersendat sendat. Daun menjadi hijau muda, terutama daun yang sudah tua, lalu berubah jadi kuning selanjutnya daun mengering mulai dari bawah kebagian atas. Jaringan-jaringannya mati, mengering, lalu meranggas. Bila tanaman setempat berbuah, buahnya akan tumbuh kerdil kekuningan dan lekas matang. Kalau pada tanah tersebut tidak diberi pupuk yang mengandung unsur nitrogen maka selamanya tanaman akan tumbuh seperti dijelaskan di atas.


Akibat Kelebihan Nitrogen
Namun, bila kelebihan Nitrogen (N) akan membuat sel tumbuhan menjadi Giant Cell, Yaitu suatu kondisi di mana ukurannya mengembang menjadi sangat besar lantaran rongga vakuola - bagian dalam sel yang berfungsi mencerna makanan dan menyimpan garam-garam mineral - penuh terisi air.


Sumber Unsur Nitrogen - (N)
ZA - Zwavelzure Amoniak - Amonium Sulfat - NH4SO4
Zwavelzure Amoniak adalah istilah dalam bahasa Belanda yang artinya Amonium Sulfat (NH4SO4) dengan komposisi sebagai berikut :
NH4 - 20,8%
SO4 - 23,8%


Amonium Nitrat - NH­­4NO3
Urea


Tips :
- Nitrogen Nitrat (NO3) baik untuk tanaman hortikultura dan buah
- Nitrogen Nitrat (NO3) tidak begitu optimal jika diterapkan pada padi bila dibandingkan dengan Amonium Sulfat (NH4SO4)

Unsur Hara Tanaman

Berdasarkan http://id.wikipedia.org/wiki/Pupuk_mikrobiologis , Setiap tanaman memerlukan paling tidak 16 unsur atau zat untuk pertumbuhannya yang normal, dari 16 unsur tersebut, tiga unsur (C,O,H) diperoleh dari udara, dan 13 unsur lainnya diperoleh dari tanah (N, P, K, S, Ca, Mg, || Cl, Fe, Mn, Cu, Zn, B, Mo).[2] Dari ke-13 unsur tersebut hanya enam unsur yang diambil tanaman dalam jumlah besar (unsur makro) yaitu N, P, K, S, Ca, dan Mg.[2]
Note :
==============================
N          = Nitrogen         Non Logam
P          = Fosfor           Non Logam
K          = Kalium           Alkali
S          = Sulfur            Non Logam
Ca        = Kalsium         Alkali Tanah
Mg       = Magnesium    Alkali Tanah
==============================
Cl         = Klor               Halogen
Fe        = Besi               Logam Transisi
Mn        = Mangan         Logam Transisi
Cu        = Tembaga       Logam Transisi
Zn        = Seng             Logam Transisi
B          = Boron            Metaloid
Mo       = Molibdenum   Logam Transisi
C          = Carbon
O          = Oksigen
H          = Hidrogen

Khasiat Bawang Putih untuk Tanaman

Setelah saya baca blognya mas Yusuf langsung saya teringat dengan artikel tentang Bawang putih yang terdapat pada Trubus Info Kit Vol 9, dengan judul : "Hama dan Penyakit Tanaman - Deteksi Dini & Penanggulangan" berikut ulasannya :
Aliin, senyawa aktif bawang putih, sebenarnya tidak berbau. Namun kalau terkena sulfur (S) / Belerang, aliin segera berubah menjadi alisin. Alisin itulah yang berbau khas bawang putih. Bau alisin tidak disukai banyak orang (termasuk istri saya hahahaha...), sampai dimitoskan sebagai pengusir drakula. Dan tidak hanya manusia, seranggapun  juga sebal dengan baunya.
Aroma tajam menyengat yang dikeluarkan alisin membuat hama enggan mendekat. Selain tidak disukai ,alisin berakibat buruk terhadap sistem koordinasi mereka. Penggunaan alisin dari bawang putih tidak akan memunculkan resistensi karena baunya saja sudah membuat serangga enggan mendekat.
Alisin memblokade pembentukan enzim sehingga metabolisme bakteri mandek. Ujung-ujungnya pertumbuhan si bakteri terhambat sampai akhirnya mati. Terhadap cendawan parasit, zat bernama resmi dialil tiosulfinat ini tak kalah ampuh. Semua enzim berbahan belerang yang dibuat oleh cendawan bakal lumat oleh alisin. Akhirnya enzim itu menjadi sampah tak berguna sampai akhirnya cendawan habis terurai kehabisan belerang.

Sunday, May 8, 2011

GROWMORE 6-30-30

Formula ini terutama untuk tanaman muda agar tanaman segera menjadi kuat dan cepat
pertumbuhannya. Juga diperlukan bagi tanaman yang saat-saat akhir kurang memerlukan
unsur Phosphate dan kalium yang tinggi.

GROWMORE 6-30-30
Guaranted AnalysesTotal Nitrogen (N)
   2.95 % Ammonicial Nitrogen
   3.05 % Nitrate Nitrogen
Available Phosphoric Acid (P2O5)
Soluble Potash (K2O)
Calcium (Ca)
Magnesium (Mg)
   0.10 % Chelated Magnesium
Sulfur (S), Combined 

6.00 %


30.00 %
30.00 %
0.05 %
0.10 %

0.20 %
Boron (B)
Copper (Cu)
   0.05 % Chelated Copper
Iron (Fe)
   0.10 % Chelated Iron
Manganese (Mn)
   0.05 % Chelated Manganese
Molybdenum (Mo)
Zinc (Zn)
   0.05 % Chelated Zinc
0.02 %
0.05 %

0.10 %

0.05 %

0.0005 %
0.05 %

Saturday, May 7, 2011

Gandasil B

Gandasil B atau sering di sebut sebagai Gandasil Buah yang diproduksi oleh Dewi Kayangan dengan nomer Pendaftaran Deptan P 263/DEPTAN-PPI/III/2007 ini tergolong sebagai Pupuk NPK Majemuk dengan kandungan Unsurnya sebagai berikut :
N - Nitrogen - 6 %
P2O5 - Fosfor - 20 %
K2O - Kalium - 30 %
MgSO4 - Magnesium - 3%
Serta dilengkapi dengan unsur-unsur mikro seperti Mangan (Mn), Boron (B), Tembaga (Cu), Kobal (Co), dan Seng (Zn), serta vitamin-vitamin untuk pertumbuhan tanaman seperti : Aneurine, Lactoflavine, dan Nicotinic acid amide.

Untuk Gandasil B ukuran 100 Gr di Banyuwangi di jual dengan harga Rp 6.000 - Rp. 8.500,-/Bungkus

Wednesday, April 27, 2011

Streptomyces sp

Streptomyces sp merupakan bakteri penyerap nitrogen untuk kesuburan tanah.
Asam lemak yang dihasilkan Clostridium perfringens dan Streptomyces sp adalah asam heptadekanoat etil ester, asam heksadekanoat etil ester dan asam pentadekanoat etil ester.